Panwascam Kotabaru Siap Pelototi Politik Uang, Netralitas ASN dan SARA

Panwascam Kotabaru konpress

Panwascam Kotabaru konpressKARAWANG-Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) Kotabaru ajak stakeholder dan masyarakat ikut awasi Pemilu.

Hal itu dilakukan demi suksesnya tahapan kampanye di wilayah Kecamatan Kotabaru, kabupaten Karawang.

Bacaan Lainnya

Ketua Panwascam Kotabaru Aat Adhari Ferdiana mengatakan, dalam menghadapi Pemilu 2024, Panwascam Kotabaru menyoroti beberapa aspek penting dalam menjaga integritas dan kelancaran proses pemilu, terutama dalam konteks kampanye.

Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) menjadi instrumen vital dalam mengidentifikasi dan memetakan area-area yang mungkin menghadapi risiko tinggi terkait ketidakadilan dan kecurangan selama kampanye.

“Masa kampanye ini berlangsung dari 28 November hingga 75 hari kedepan, sampai hari ini sudah berjalan sepuluh hari,” ungkapnya kepada media saat press Release, Kamis (7/12/2023).

Lebih lanjut ia menjelaskan beberapa dimensi kerawanan yang menjadi sorotan tajam yakni seperti netralitas ASN, politik uang, dan politisasi SARA.

“Politik uang dan isu SARA sudah dipastikan menjadi instrumen yang dapat mempengaruhi pemilih secara negatif dan merusak keadilan dalam kompetisi,” jelasnya.

Panwaslu Kotabaru telah menyusun strategi khusus untuk mengidentifikasi potensi kerawanan selama tahapan kampanye, terutama yang terkait dengan waktu, pelaku, materi, dan metode kampanye, yang tentunya akan beragam dan dinamis.

“Kemampuan untuk mengidentifikasi dan merespons potensi kerawanan ini jelas akan menentukan efektivitas pengawasan kampanye,” ujarnya

Tempat yang sama, Divisi Hukum Pencegahan Partisipatif Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2HM) Rosidah menerangkan, pencegahan politisasi sektor-sektor publik dan layanan masyarakat juga menjadi titik fokus penting dalam memastikan bahwa proses Pemilu berjalan dengan baik dan dengan integritas yang tinggi.

Menurutnya, implementasi tindakan pencegahan dan pengawasan ini di tingkat grassroot akan sangat penting untuk menjamin bahwa setiap warga negara memiliki akses yang sama dan adil dalam proses Pemilu, bebas dari pengaruh-pengaruh yang bisa merusak integritas pemilihan umum.

Melalui pengawasan kampanye dan upaya pencegahan potensi kerawanan menjadi sangat fundamental dalam memastikan bahwa Pemilu 2024 dapat berjalan dengan adil, jujur, dan demokratis dan itulah langkah yang diterapkan oleh Panwaslu melalui pengawas pemilu

Tempat yang sama pula, Koordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian pelanggaran dan penyelesaian sengketa (P3S) Sein-Jin, mengatakan, kegiatan pengawasan kampanye tatap muka di Kotabaru sementara ini belum ada pelanggaran berdasarkan pengawasan.

“Kita mengawasi langsung kegiatan para peserta kampanye dalam berkampanye, sementara ini mereka masih mengikuti aturan aturan KPPU,” katanya.

Masih menurutnya, ia pun menegaskan dalam pengawasan tahapan kampanye mari secara bersama sama mengawasi dari media juga dapat mengawasi.

“Jika terdapat ada pelanggaran silakan laporkan agar kami dapat mencegahnya,” tambahnya.

Seperti ada beberapa peserta pemilu yang memasang APK ditiang listrik dan ditusukkan dipohon.

“Itu pasti kami langsung menghimbau dengan mengirimkan surat teguran untuk memindahkan APK tersebut ke tempat lain yang tidak dilarang,” pungkasnya. (jat/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *