Pekerjaan P3TGAI Diduga Ada Aroma Korupsi, Setakar Minta APH Turun Selidiki

Ketua Setakar, Deden Sofian.

KARAWANG-Dugaan adanya aroma korupsi dalam proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air irigasi (P3TGAI) BBWS Citarum yang sumber anggarannya dari APBN mendapat kecaman dan sorotan dari Ketua Serikat Tani Karawang (Setakar), Deden Sofian. Pasalnya, ditemukan dalam pekerjaan itu yang dinilai tidak sesuai spesifikasi.

Deden menegaskan apabila suatu pekerjaan dikerjakan asal jadi dan atau tidak sesuai spesifikasi dan RAB, maka disinyalir kuat pekerjaan itu ada unsur korupsi.

Bacaan Lainnya

“Kami sangat kecewa dengan pekerjaan tersebut. Kami menduga dikerjakan asal jadi. Kasihan masyarakat yang sudah membayar pajak untuk pembangunan tersebut. Kami harap,atas nama masyarakat jangan pernah main-main dengan proyek yang dibiayai oleh negara,” tegas Deden kepada delik.co.id, Sabtu (7/12/2024).

Deden pun meminta kepada pihak apprat penegak hukum (APH) untuk turun selidiki pekerjaan tersebut untuk memastikan ada atau tidak adanya dugaan korupsi.

“Tidak ada toleransi untuk perilaku koruptif,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, pekerjaan proyek P3TGAI di Desa Jayamakmur Kecamatan Jayamakmur yang dikerjakan P3A Tirta Jayamakmur dan di Desa Mekarjaya Kecamatan Rawamerta yang dikerjakan P3A Mekar Abadi tuai sorotan.

Pasalnya, proyek tersebut diduga asal jadi dan menyeleweng dari RAB dan speksifikasi. Hal itu terindikasi kuat di antaranya saat pengerjaan pondasi dikerjakan Ketika air banjir dan tanpa kisdam serta batu belah sekedar ditancapkan sehingga dikhawatirkan bangunan tersebut tidak tahan lama dan cepat ambruk. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *