Pemilihan BPD Desa Pucung, Nia Kurnia Nomor Urut 1 Siap Rebut Kepercayaan Warga

KARAWANG-Calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Nia Kurnia, nomor urut 1, menyatakan kesiapannya untuk mengikuti perhelatan pemilihan anggota BPD keterwakilan perempuan yang akan digelar di aula Desa Pucung pada 25 Agustus 2026 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Nia Kurnia saat diwawancarai media delik.co.id melalui sambungan telepon genggamnya, usai mengikuti kegiatan pengajian keluarga besar yang rutin dilaksanakan setiap malam Jumat di kediamannya.

Bacaan Lainnya

Nia mengatakan, dalam setiap kompetisi, termasuk pemilihan anggota BPD, menang dan kalah merupakan hal yang lumrah. Karena itu, dirinya memilih untuk mengikuti proses tersebut dengan niat ibadah serta mengedepankan persaingan yang sehat dan demokratis.

“Dalam perhelatan seperti ini sudah lumrah ada yang menang dan ada yang kalah. Saya mengikuti proses ini dengan niat ibadah. Insya Allah saya siap bertarung secara sehat, santun dan demokratis,” ujar Nia, Kamis (20/8/2026) malam.

Menurutnya, pencalonan sebagai anggota BPD bukan semata-mata tentang meraih kemenangan, tetapi juga merupakan bentuk ikhtiar untuk dapat berkontribusi bagi masyarakat Desa Pucung apabila diberikan amanah.

Nia juga mengajak para pendukungnya untuk menjaga suasana pemilihan agar tetap kondusif, penuh kekeluargaan dan tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, suami Nia Kurnia, Arif Dianto, menyatakan dukungan penuh terhadap setiap langkah yang dilakukan istrinya bersama tim pemenangan. Namun, Arif yang juga berprofesi sebagai konsultan hukum tersebut menegaskan bahwa seluruh proses perjuangan harus tetap berada dalam koridor hukum dan ketentuan yang berlaku.

“Saya mendukung setiap langkah yang dilakukan bersama timnya sepanjang tidak melanggar rambu-rambu dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Kompetisi harus dijalankan secara sehat, demokratis dan tetap menjaga persaudaraan,” kata Arif aktivis senior Karawang yang aktif di sejumlah organisasi.

Arif juga mengimbau masyarakat Desa Pucung agar turut menjaga ketertiban selama tahapan hingga pelaksanaan pemilihan anggota BPD.

“Mari kita sama-sama tertib, menghormati proses demokrasi dan bersinergi dengan Pemerintah Desa Pucung. Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah, itulah pilihan masyarakat yang harus kita hormati bersama,” ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan pemilihan anggota BPD keterwakilan perempuan Desa Pucung pada 25 Agustus 2026 dapat berlangsung aman, tertib, demokratis, serta mencerminkan aspirasi masyarakat.

Bagi Nia Kurnia, proses menuju pemilihan bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari ikhtiar untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan Desa Pucung dengan tetap menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, demokrasi dan kepentingan masyarakat. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *