KARAWANG-Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Karawang menggelar Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke-12 tingkat Kabupaten Karawang.
Kegiatan berlangsung di Kampung Turis, Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Rabu (17/12/2025).
Ketua DPC FKDT Karawang, H. Zaini Asyikin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ajang PORSADIN kali ini menjadi momentum penting untuk menyeleksi juara pertama dari setiap cabang lomba. Para pemenang nantinya akan mewakili Karawang pada PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan digelar di Kabupaten Bekasi pada September 2026, serta mudah-mudahan ada yang lolos juara menjadi perwakilan Jawa Barat pada PORSADIN tingkat nasional di Jawa Tengah pada November 2026.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses tanpa hambatan. Kami berharap para santri dapat menjaga sportivitas dan menjadikan ajang ini sebagai wadah silaturahmi,” ujar Zaini.
Sementara itu, Kepala Kantor KabupatenKarawang, H. Sopian, yang sekaligus membuka acara, menekankan pentingnya kebersamaan dan kekompakan dalam kegiatan ini. Ia mengungkapkan rasa bangga karena Karawang telah menjadi pelopor PORSADIN di Jawa Barat.
“Alhamdulillah saya bisa hadir. Program ini tidak sia-sia, karena dari Karawang PORSADIN berkembang hingga tingkat provinsi dan nasional. Ini bukti kecerdasan Karawang dalam membangun tradisi olahraga dan seni di lingkungan diniyah,” kata H. Sopian.
Ia juga menegaskan bahwa dukungan dari pemerintah daerah sangat penting agar madrasah diniyah tidak dipandang sebelah mata. Menurutnya, anggaran dari Pemda untuk PORSADIN harus tetap dijaga agar kegiatan ini terus berlanjut.
PORSADIN ke-12 di Karawang diikuti ratusan santri dari berbagai madrasah diniyah se-Kabupaten Karawang. Jumlah Madrasah Diniyah meningkat pesat, dari awal ketika menjadi Kepala Seksi PD Pontren hanya sekitar 350 madrasah kini mencapai hampir 1.100 lembaga.
“PORSADIN bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi sarana mempererat silaturahmi antar santri, guru, dan lembaga. Mari kita jaga kebersamaan ini, jangan sampai ajang ini menimbulkan perpecahan,” tutupnya. (red)





