KARAWANG-Upaya pembenahan tanggul Sungai Citarum mendapat sambutan positif dari Pemerintah Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, bersama masyarakat setempat.
Pembenahan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung upaya penanganan dan penguatan tanggul Citarum melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan berbagai unsur, termasuk Satgas Citarum Harum, pemerintah desa, masyarakat, serta unsur terkait lainnya.
Kepala Desa Dewisari Tamin Dodi menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pembenahan tanggul yang dinilai memiliki arti penting bagi masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Citarum.
Menurutnya, kondisi tanggul merupakan salah satu hal yang harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut keselamatan serta kepentingan masyarakat.
“Kami dari Pemerintah Desa Dewisari menyambut baik pembenahan tanggul Citarum ini. Mudah-mudahan melalui kolaborasi pentahelix, pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Tamin Dodi, Rabu (16/9/2026).
Ia menegaskan, pemerintah desa siap mendukung koordinasi di lapangan agar proses pembenahan dapat berjalan secara optimal.
“Ini bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Pemerintah, Satgas Citarum Harum, masyarakat dan seluruh unsur terkait harus bersama-sama menjaga serta merawat tanggul yang sudah dibenahi,” katanya.
Sementara itu, masyarakat Desa Dewisari juga menyambut positif kegiatan tersebut. Warga berharap pembenahan tanggul tidak hanya dilakukan secara fisik, tetapi diikuti dengan pengawasan dan pemeliharaan secara berkelanjutan.
Seorang warga mengatakan, keberadaan tanggul yang kuat menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat yang berada di sekitar aliran Citarum.
“Kami tentu mendukung. Yang penting tanggulnya dibenahi dengan baik dan setelah selesai juga sama-sama dijaga. Jangan sampai sudah diperbaiki, kemudian rusak lagi karena tidak ada pemeliharaan,” ungkapnya.
Kolaborasi pentahelix dalam penanganan Sungai Citarum dinilai menjadi langkah penting karena persoalan sungai tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat, masyarakat, akademisi, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dengan adanya pembenahan tanggul tersebut, masyarakat berharap upaya penanganan Sungai Citarum dapat terus dilakukan secara konsisten dan memberikan rasa aman bagi warga di wilayah sekitar bantaran sungai.
“Kami berharap pembenahan ini benar-benar memberikan manfaat dan menjadi langkah awal untuk penanganan Citarum yang lebih baik ke depannya,” pungkas Kepala Desa Dewisari. (sep/red).





