Baru Sehari Layanan BPJS Diresmikan, IGD dan  Ruang Rawat Inap RSUD Rengasdengklok Overload

RSUD Rengasdengklok waktu diresmikan Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh.

KARAWANG-Baru satu hari setelah layanan BPJS Kesehatan resmi dibuka, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rengasdengklok mengalami overload akibat membludaknya jumlah pasien. Kapasitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang rawat inap dilaporkan penuh.

Informasi tersebut diketahui melalui pengumuman resmi manajemen RSUD Rengasdengklok yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp pada Selasa (12/5/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam pengumuman itu, pihak rumah sakit menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena sementara waktu pelayanan IGD dan ruang rawat inap tidak dapat menampung pasien tambahan.

“Mohon maaf, untuk saat ini kapasitas IGD dan ruang rawat inap sedang penuh (overload),” tulis manajemen RSUD Rengasdengklok dalam pengumuman tersebut.

Manajemen rumah sakit juga mengimbau fasilitas kesehatan maupun pihak perujuk agar tidak mengirimkan pasien secara langsung tanpa melalui sistem SPGDT (Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu) RSUD Rengasdengklok.

Langkah tersebut dilakukan guna mengatur alur pelayanan pasien agar tetap berjalan optimal serta menghindari penumpukan pasien yang dapat berdampak terhadap kualitas layanan kesehatan.

Kondisi overload di RSUD Rengasdengklok diduga terjadi akibat tingginya jumlah pasien yang datang dalam beberapa hari terakhir, baik pasien gawat darurat maupun pasien rawat inap, setelah layanan BPJS Kesehatan resmi dibuka.

Sebelumnya, layanan BPJS Kesehatan di RSUD Rengasdengklok mulai dibuka pada 10 Mei 2026. Kemudian, pada Senin (11/5/2026), Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama Forkopimda Karawang meresmikan secara langsung pelayanan BPJS Kesehatan di rumah sakit tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE menyampaikan bahwa peresmian layanan BPJS tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga Karawang Utara.

Ia berharap keberadaan layanan BPJS Kesehatan di RSUD Rengasdengklok dapat mempermudah masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas.

Namun, baru sehari diresmikan, lonjakan pasien BPJS membuat kapasitas pelayanan IGD dan ruang rawat inap penuh.

Publik berharap Pemerintah Kabupaten Karawang dan pihak RSUD Rengasdengklok segera mengambil langkah penanganan agar pelayanan kesehatan kembali normal dan kebutuhan pasien dapat terlayani secara maksimal. (man/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *