Jembatan Beton Depan RS Hastien Rengasdengklok Dibongkar Imbas Normalisasi Bantaran Kali Apur

Jembatan depan RS Hastien dibongkar

KARAWANG-Penertiban bangunan liar di bantaran Kali Apur, Jalan Raya Cikangkung, Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok, terus berlanjut pada Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut menyita perhatian masyarakat, terutama saat petugas bersama PJT II Rengasdengklok membongkar jembatan beton yang berada di depan Rumah Sakit (RS) Hastien Rengasdengklok.

Bacaan Lainnya

Pembongkaran itu merupakan bagian dari upaya penataan kawasan sempadan Kali Apur yang selama ini dipenuhi bangunan dan berbagai konstruksi yang diduga berdiri di atas lahan negara.

Sejumlah alat berat diterjunkan untuk merobohkan bangunan liar, termasuk kios dan toko di depan Rumah Sakit Hastien yang dinilai menghambat fungsi saluran air serta penataan kawasan.

Pantauan di lokasi, proses pembongkaran berlangsung di bawah pengamanan petugas gabungan. Material beton dan puing-puing bangunan yang telah dihancurkan langsung diangkut agar tidak mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas masyarakat di sepanjang Jalan Raya Cikangkung.

Ratusan warga memadati lokasi untuk menyaksikan jalannya penertiban. Sebagian masyarakat menilai langkah tersebut diperlukan sebagai bagian dari normalisasi Kali Apur guna mengurangi potensi banjir sekaligus mengembalikan fungsi sempadan sungai sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, pembongkaran jembatan beton di depan RS Hastien juga memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Pasalnya, akses tersebut selama ini dimanfaatkan sebagai jalur keluar-masuk menuju rumah sakit serta mendukung aktivitas warga di kawasan sekitar.

Saat dimintai tanggapan mengenai pembongkaran bangunan liar dan jembatan beton tersebut, pihak Rumah Sakit Hastien melalui dr. Aditya belum memberikan jawaban hingga berita ini diterbitkan.

Hal serupa juga terjadi pada Camat Rengasdengklok, Panji. Hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi terkait pelaksanaan penertiban bangunan liar di bantaran Kali Apur, termasuk pembongkaran yang dilakukan di kawasan Cikangkung, Desa Rengasdengklok Utara.

Hingga Selasa siang, proses penertiban di sepanjang bantaran Kali Apur masih terus berlangsung di bawah pengawasan petugas terkait. Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya melakukan pembongkaran, tetapi juga menyiapkan penataan kawasan secara berkelanjutan agar sempadan sungai tetap tertib, aman, serta tidak kembali dipenuhi bangunan yang melanggar aturan. (man/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *