Kondisi jaling retak.

KARAWANG-Sempat terhenti hampir sepekan lantaran diduga ditinggal pelaksana, hasil lanjutan pekerjaan proyek jalan lingkungan (Jaling) yang berlokasi di Dusun Sekong RT 04/05, Desa Cemara jaya, Kecamatan Cibuaya, sangat disayangkan karena diduga baru satu malam pengecoran kondisi jalan sudah pada retak-retak.

Kondisi tersebut diketahui langsung oleh delik.co.id saat datangi langsung ke lokasi proyek jaling tersebut pada Rabu (31/8/2022).

Kondisi jaling yang pada retak disayangkan oleh warga setempat, Endi.

“Ssaya sangat prihatin sekali, padahal baru semalam selesai di kerjakan tapi sudah mengalami retak-retak, hal tersebut jelas merugikan warga sebagai pengguna jalan,” ucapnya.

Baca juga : Belum Tuntas, Proyek Jaling di Cemarajaya Diduga Ditinggal Pelaksana

Endi meminta kepada pihak pelaksana yang mengerjakan proyek jaling tersebut untuk diperbaiki lagi.

“Jangan seenak dewek begitu pengerjaannya. Sudah ditunggu lama sekarang ketika sudah dikerjakan malah seenak hatinya aja. Itu kan uang rakyat bukan uang pribadi cobalah dalam tahapan pengerjaannya yang baik dan berkualitas bagus agar bisa di manfaatkan buat warga dalam jangka waktu yang panjang,” harapnya.

Sementara itu Alek selaku mandor pekerja di lapangan ketika dikonfirmasi lewat via telepon selular perihal lanjutan rabat beton di Dusun Sekong hanya berdalih kalau dirinya hanya sebatas limpahan dari mandor Acong sebelumnya.

“Soalnya saya hanya limpahan dari pekerjaan Acong, itu hanya tiga mobil saja. itu yang punya CV Ibu Ida ,tapi kalaupun mau dinaikan (berita) ya terserah,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, sinyalir lemahnya pengawasan dari dinas terkait, diduga pelaksana proyek tersebut meninggalkan pekerjaan proyek Jalan Lingkungan (Jaling) yang berlokasi di Dusun Sekong RT 04/05, Desa Cemarakaya, Kecamatan Cibuaya, sehingga jaling tersebut tampak belum tuntas volumenya.

Dilihat dari papan informasi yang terpasang, jaling yang menelan anggaran Pemkab Karawang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) sebesar Rp118,7 juta yang dikerjakan oleh CV Wirda Rahayu itu diberikan waktu selesai pekerjaan sampai 22 Agustus 2022,namun sangat disayangkan pekerjaan tersebut pun tidak tuntas dalam pelaksanaanya ketika delik.co.id memonitor jaling tersebut pada Minggu (28/8/2022) di lokasi.(dede/man/red).