KARAWANG-Karang Taruna (Katar) Kabupaten Karawang telah melaksanakan Temu Karya VI untuk memilih ketua umum periode 2024-2029 pada Senin (9/12/2024) kemarin. Hasilnya, Dhani Sudirman terpilih jadi Ketua Umum Katar Karawang periode 2024-2029.
Anggota Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Kabupaten Karawang yang kini menjabat anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Taufik Ismail, mengapresiasi giat Temu Karya VI berlangsung dengan kondusif dan aman sehingga terpilih Dhani untuk melanjutkan kepemimpinan Asep Syaepuloh alias Ceong di periode selanjutnya.
“Saya sangat apresiasi sekali kepada panitia Temu Karya VI dan semua jajaran Katar Karawang karena acara tersebut telah berjalan lancar sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi,” kata Kang Pipik, sapaan akrabnya kepada delik.co.id, Rabu (11/12/2024) malam.
Kang Pipik menegaskan, kondusivitas yang telah berjalan perlu terus dijaga oleh semua pihak demi kemajuan Katar Karawang kedepan.
“Apapun bentuknya saya sih berharap tidak ada perpecahan di internal Katar Karawang pasca temu karya. Fokus pada persatuan agar fungsi karang taruna dengan menyelenggarakan usaha-usaha kesejahteraan sosial yang mendukung upaya peningkatan taraf kesejahteraan social masyarakat bisa terwujud,” tegasnya yang juga Ketua DPC PDI-P Karawang ini.
Ia mendorong agar karang taruna dan Pemkab Karawang bisa bersinergi kuat dengan mengawal semua kebijakan pemkab bisa berjalan efektif di lapangan. Karang taruna memiliki tanggung jawab besar untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan permasalahan sosial melalui pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial serta program prioritas pemerintah daerah lainnya.
“Sinergitas dengan pemerintah daerah sangat penting. Mengingat karang taruna mengakar sampai ke desa yang menjadi salah satu potensi dan sumber penanganan kesejahteraan social,” ungkapnya yang juga pendiri Ormas GMPI ini.
Terakhir, Kang Pipik meminta agar struktur pengurus Katar Karawang Karawang periode 2024-2029 diisi dengan SDM yang tepat dan kompeten di bidangnya masing-masing.
“The right man on the right place, pastikan bahwa setiap orang ditempatkan pada posisi atau peran yang sesuai dengan kemampuan dan potensinya,” tutupnya. (red).





