KARAWANG-Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Karawang, H. Rafiudin Firdaus, melepas keberangkatan Delegasi KADIN Karawang untuk melaksanakan kunjungan kerja ke Korea Selatan (Korsel) untuk menghadiri Korea Industrial Complex Export Fair (KICEF) 2026 yang digelar di EXCO, Daegu, Korea Selatan, 14–16 September 2026. Di pimpim oleh WKU bidang riset dan teknologi Ir. Budi Priatna.
Keikutsertaan KADIN Karawang dalam ajang internasional tersebut menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperluas jejaring kerja sama ekonomi, membuka peluang investasi, perdagangan, serta membangun kemitraan bisnis antara pelaku usaha Karawang dengan dunia usaha Korea Selatan.
Ketua KADIN Karawang, H. Rafiudin Firdaus, mengatakan bahwa Undangan khusus dari pemerintah Korea Selatan untuk Kadin Karawang diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan jejaring dan peluang konkret bagi dunia usaha di Karawang.
“ alhamdulillah, ini bentuk kepercayaan Pemerintah Korea selatan, kt membawa potensi dunia usaha Karawang ke tingkat yang lebih luas. Korea Selatan merupakan salah satu negara yang memiliki kekuatan industri dan teknologi yang sangat baik. Ini menjadi peluang bagi kita untuk membangun koneksi, membuka kerja sama dan mencari peluang investasi ” ujar Rafi dalam keterangan tertulisnya kepada delik.co.id, Minggu (13/9/226) siang.
Menurutnya, posisi Karawang sebagai salah satu kawasan industri dan investasi unggulan di Indonesia menjadi modal penting untuk membangun hubungan ekonomi dengan mitra internasional.
Melalui KICEF 2026, delegasi KADIN Karawang akan memiliki kesempatan untuk melihat perkembangan berbagai sektor industri, mulai dari food and health, beauty, living and smart technology, machinery and equipment, industrial IT, semiconductor, chemical and biomaterials, construction materials, automotive parts, renewable energy, environmental machinery hingga AI solutions.
Rafiudin menambahkan, penguatan konektivitas dengan dunia internasional merupakan bagian dari upaya KADIN Karawang dalam mendorong pelaku usaha daerah agar semakin kompetitif dan mampu masuk ke dalam rantai pasok global.
“Karawang tidak boleh hanya menjadi tempat investasi. Dunia usaha lokal juga harus mendapatkan manfaat dan memiliki kemampuan untuk tumbuh bersama ekosistem industri yang ada. Karena itu, koneksi internasional, transfer pengetahuan, business matching dan peluang kemitraan menjadi sangat penting,” katanya.
Kunjungan ini juga diharapkan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara pelaku usaha Karawang dengan perusahaan dan investor Korea Selatan, termasuk peluang business matching, perdagangan, investasi, teknologi, serta pengembangan industri.
KADIN Karawang berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi sebagai rumah bersama dunia usaha dengan memperkuat jejaring, memfasilitasi peluang, serta mendorong lahirnya kolaborasi baru. (red).





