CV Agem Kembali Disorot, Diduga Kerjakan Proyek Penurapan Asal Jadi di Desa Kampungsawah

Pemasangan batu belah di proyek penurapan jalan di Desa Kampungsawah diduga salahi teknik.

KARAWANG-CV Agem kembali jadi sorotan setelah sebelumnya ramai disorot perihal perkerjaannya dalam proyek sambungan jembatan Citarum menuju Jalan Interchange Karawang Barat atau jembatan pabrik es yang cepat rusak meski belum satu tahun dikerjakan.

Kali ini, proyek penurapan jalan yang tengah dikerjakan CV Agem dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang melalui Bidang Jalan dan Jembatan kembali menuai sorotan publik.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, diduga proyek penurapan di ruas Jalan Kampungsawah–Bolang, Kecamatan Jayakerta, dikerjakan asal-asalan dan minim pengawasan teknis.

Pantauan delik.co.id di lokasi proyek menemukan sejumlah indikasi pelanggaran teknis dalam pelaksanaan pekerjaan. Di antaranya, penggunaan pasir yang diduga berkualitas rendah, adukan semen yang tidak optimal, hingga pemasangan batu belah pondasi yang hanya ditancapkan di atas tanah berlumpur tanpa lapisan adukan semen pasir sebagai dasar.

Saat dikonfirmasi di lokasi, ketua tim pekerja bernama Tarno mengakui bahwa pemasangan batu pondasi dilakukan langsung di atas tanah.

“Pekerjaan baru dimulai. Kalau pondasi, memang batu kali dulu, nanti baru ditimpa adukan. Ini masih tahap awal,” ujarnya, Senin (2/6/2025), sambil menyebut bahwa ia berasal dari wilayah Cilamaya.

Terkait dugaan penggunaan pasir dengan kualitas rendah seperti pasir Laladon, Tarno menepis tudingan tersebut.

“Pasirnya bagus, kalau pasir jelek biasanya lengket. Ini enggak,” katanya.

Sementara itu, Patoni alias Boncos, anggota Karang Taruna Desa Kampungsawah, mengaku baru mengetahui adanya proyek tersebut. Ia menilai kurangnya transparansi dari pihak desa menjadi catatan penting dalam pelaksanaan proyek.

“Saya sangat mendukung pembangunan. Tapi tolong terbuka dan transparan, terutama kepada Karang Taruna yang ada di desa Kampungsawah. Jangan ada yang ditutupi,” ujarnya.

Terpisah, mandor tarwan saat dikonfirmasi lewat telpon seluler terkait proyek tersebut sama sekali tidak ada respon alias bungkam seribu bahasa.

Berdasarkan informasi di papan proyek, kegiatan penurapan jalan Kampungsawah–Bolang memiliki panjang 143 meter dengan tinggi 1,60 meter. Proyek ini dikerjakan oleh CV Agem dengan nilai anggaran sebesar Rp189.971.000, bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak pelaksana dari CV Agem maupun pengawas dari Dinas PUPR Kabupaten Karawang belum dapat dihubungi untuk memberikan keterangan lebih lanjut. (man/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *