
KARAWANG-Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Karawang ‘sentil’ keras terhadap pelaksanaan APBD tahun 2022.
Bahkan Fraksi Golkar dengan terang benderang menyebut banyak janji di RPJMD belum tercapai dalam pelaksanaan APBD tahun anggaran 2022.
“Setelah kami kaji LPJ pelaksanaan APBD tahun anggaran 2022, ternyata masih banyak janji Cellica di RPJMD yang belum tercapai,” ucap Ketua Fraksi Golkar DPRD Karawang,H. Asep Syaripudin, M.M., kepada delik.co.id, Jumat (7/7/2023).
Baca juga : Fraksi PDI-P Karawang Kritik Eksekutif Soal SILPA, Natala : Ngomong Selalu Defisit Tapi Ujungnya SILPA
Bukan tanpa alasan pihaknya menyebut hal demikian. Dari postur pelaksanaan APBD 2022 terungkap besaran belanja operasional tiga kali lebih besar dibanding .
“Belanja operasional mencapai Rp3 triliun lebih, sementara belanja modal hanya Rp1 trilunan,” ucap H. Ibe sapaan akrabnya.
“Kalau dilihat secara keseluruhan APBD 2022 yang hampir capai Rp5 triliun, maka anggaran yang digunakan untuk belanja modal hanya sebesar 20 persen,” sambungnya.
H. Ibe membeberkan, belanja operasional biasanya tidak berkorelasi langsung dengan kebutuhan masyarakat banyak sedangkan belanja modal banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat banyak.
Ia mencontohkan, masih banyak insfrastruktur jalan, jembatan dan jaringan irigasi (turap) dalam kondisi rusak di Karawang yang sama sekali belum tersentuh oleh pembangunan selama ini.
“Sebagai partai koalisi kami mengingatkan karena jika Pilkada akan dilaksanakan di tahun 2024, kami berharap pemerintah daerah untuk melakukan akselerasi pembangunan dalam rangka menyelesaikan amanah RPJMD periode yang sekarang,” tutupnya. (red).





