KARAWANG-Kondisi jalan lingkungan di perbatasan Desa Bolang Kecamatan Tirtajaya dan Desa Kertajaya Kecamatan Jayakerta, mendapat kritikan dari warga. Pasalnya, jalan yang menjadi akses utama masyarakat dan para petani kini mengalami kerusakan parah dan becek, terutama saat musim hujan.
Pantauan di lapangan, jalan tersebut tampak berlumpur dan tergenang air, sehingga sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Bahkan, salah satu jurnalis delik.co.id, Maman alias Ulis, sempat terjebak karena motornya tidak bisa melintas akibat terperosok di lumpur yang dalam, Jumat (31/10/2025).
Salah satu warga setempat, Anim, yang juga Wakil Ketua LMP PAC Jayakerta, menyampaikan keluhannya terkait kondisi jalan tersebut. Menurutnya, kerusakan sudah berlangsung lama tanpa adanya perbaikan berarti dari pihak pemerintah desa.
“Jalan ini hampir puluhan tahun belum pernah tersentuh pembangunan. Padahal setiap musim panen, jalan ini sangat dibutuhkan para petani untuk mengangkut hasil panennya,” ujar Anim saat ditemui di lokasi, Jumat (31/10/2025).
Ia menambahkan, jika kondisi tersebut dibiarkan berlarut, maka jalan akan semakin rusak dan sulit dilalui, terutama saat hujan deras.
“Kami berharap pemerintah desa maupun pihak terkait segera memperhatikan dan mempercepat pembangunan jalan di perbatasan Desa Bolang dan Kertajaya. Sekarang saja sudah sulit dilewati, apalagi nanti kalau hujan deras bisa-bisa banjir,” tandasnya.
Warga berharap agar pemerintah Desa Bolang dan Kertajaya dapat berkoordinasi untuk segera memperbaiki akses jalan tersebut, mengingat pentingnya jalan itu bagi aktivitas warga dan perekonomian petani setempat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah Desa Bolang maupun Desa Kertajaya belum dapat dikonfirmasi terkait keluhan warga mengenai kondisi jalan yang sudah rusak parah dan belum pernah tersentuh pembangunan selama bertahun-tahun. (man/red).





