Kemenag Mengaji, H. Sopian : Tebarkan Keberkahan, Dekat Dengan Surga

Kemenag Mengaji rutin diselenggarakan tiap pekan.

KARAWANG-Kementerian Agama Kabupaten Karawang menggelar kegiatan  Kemenag Mengaji di Aula Gedung PLHUT pada Kamis malam (18/12/2025). Acara ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan HAB ke-80 yang berlangsung sejak awal Desember hingga Januari mendatang.

Kepala Kantor Kemenag Karawang, H. Sopian, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung. Ia menegaskan bahwa kegiatan Kemenag Mengaji telah konsisten dilaksanakan sejak dan terus dilestarikan hingga kini.

Bacaan Lainnya

“Tanpa kita sadari, Kemenag Mengaji mengajak kita semua untuk semakin dekat dengan surga. Bahkan sekadar hadir dengan niat mencari ilmu, sudah bernilai pahala,” ujarnya.

Menurutnya, Kemenag Mengaji juga diwarnai dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, di antaranya: Bantuan pendidikan berupa alat sekolah dan santunan anak yatim melalui sinergi dengan Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ), juga pemberian beasiswa kuliah satu semester bagi pegawai yang melanjutkan kuliah strata1.

“Santunan anak yatim piatu hasil kerja sama dan sinergitas dengan Baznas dan LAZ se-Kabupaten Karawang,” tandasnya

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Kemenag Karawang yang telah berdonasi.

“Sampai tanggal 18 Desember 2025 yang telah terkumpul untuk musibah bencana di Sumatera dan Jawa Barat mencapai Rp457 juta. Dana tersebut telah disalurkan melalui tanggap bencana Kemenag, termasuk untuk  Jawa Barat dan Karawang dalam waktu dekat ini,” tandasnya.

Sementara itu, dalam tausyiahnya, Ustaz Ismail Sholeh, penyuluh KUA Kutawaluya, menekankan pentingnya amal bakti sebagai bentuk bantuan untuk kebaikan orang lain.

“Amal bakti berbeda dengan transaksi usaha. Amal bakti menghasilkan keberkahan, sementara usaha hanya menghasilkan keuntungan duniawi. Kebaikan yang ditinggalkan seseorang akan terus dikenang meski ia telah tiada,” ungkapnya.

Ia menambahkan, membantu orang lain tanpa mengharap balasan adalah bentuk bakti sejati.

“Kadang kita tidak mendapat ucapan terima kasih, tetapi amal itu tetap bernilai di sisi Allah SWT,” pungkasnya. (rls/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *