KARAWANG-Sejumlah proyek di Kampus 2 Unsika diduga molor melewati batas waktu yang telah ditetapkan. Terlihat ada tiga proyek yang belum rampung meski telah lewat tahun 2024.
Hasil penelusuran delik.co.id ke lokasi pada Kamis (2/1/2025), tiga proyek tersebut yakni pembangunan lapangan sepakbola yang menelan anggaran Rp900 juta, pengadaan kelas kabin kontainer yang menelan anggaran Rp6,4 miliar dan pembangunan gerbang depan yang diduga telan anggaran miliaran rupiah.
Baca juga : Endus Aroma Kejanggalan Pengadaan Kelas Kontainer, GC Siap Laporkan Rektorat Unsika ke APH
Redaksi delik.co.id pun berupaya meminta keterangan kepada Rektor Unsika Prof. Ade Maman Suherman terkait dugaan proyek molor di Kampus 2 Unsika.
Rektor meminta agar delik.co.id menghubungi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Ia memberikan penjelasan bahwa PPK proyek pengadaan kelas kabin dan pembangunan lapangan sepakbola adalah Indra, sementara PPK gerbang depan adalah Taun.
Baca juga : Bungkam Ditanya Soal Dana BLU Kontainer, GC Akan Layangkan Surat Audiensi ke Unsika
“(Silakan) bisa menghubungi PPK,” ujar Rektor.
Terpisah delik.co.id pun berupaya meminta keterangan ke Indra terkait dugaan molornya proyek pengadaan kelas kabin dan pembangunan lapangan sepakbola, namun hingga berita ini terbit Indra memilih bungkam.
Sementara Taun masih belum bisa dimintai keterangan lantaran delik.co.id masih belum bisa untuk menghubunginya. (red).





