1.530 Siswa Berkompetisi, H. Sopian Apresiasi Aksioma Terselenggara Tanpa Subsidi Pemda

Kepala Kemenag Karawang H. Sopian (tiga dari kanan) resmi buka Aksioma.

KARAWANG-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang secara resmi membuka Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah ( Aksioma ) Madrasah Ibtidaiyah (MI) tingkat Kabupaten Karawang betempat di MI Al Hurriyah Kutawaluya, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 176 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari 27 kecamatan dengan total peserta mencapai 1.530 siswa, yang berkompetisi dalam 12 cabang olahraga dan 5 cabang seni.

Bacaan Lainnya

Mengawali sambutanya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, H. Sopian, memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua KKMI dan panitia. Meski beberapa kali diundur karena padatnya kegiatan, panitia tetap mampu menyelenggarakan Aksioma dengan baik, bahkan tanpa subsidi dari pemerintah daerah. Ini bukti bahwa madrasah mampu berdiri mandiri.

“Apresiasi kepada Ketua KKMI dan panitia yang menyelenggarakan Aksioma walau tidak punya anggaran dan tidak di subsidi oeh Pemerintah Daerah. Mau ada anggaran atau tidak, hari ini madrasah bisa dan mampu membuktikan untuk menyelenggarakan Aksioma,” imbuhnya.

Selain itu, H. Sopian menekankan bahwa madrasah tidak hanya fokus pada ilmu agama, tetapi juga mampu bersaing dalam bidang seni dan olahraga.

“Hari ini kita buktikan bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga wadah pembentukan karakter unggul, sportivitas, dan semangat juang,” tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para peserta. Menang dianggap sebagai bonus, sementara kalah menjadi pelajaran berharga. Yang terpenting adalah menjaga nilai kejujuran, persaudaraan, dan silaturahmi antar madrasah.

“Kami tidak ingin dalam ajang Aksioma ini terjadi ketidakrukunan atau perselisihan antarmadrasah maupun kecamatan. Sebab, tujuan utama kegiatan Aksioma sejatinya adalah untuk menjalin silaturahmi dan mempererat kebersamaan,” tandasnya.

Ketua panitia, Endang Husni, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat silaturahmi antar siswa dan guru MI se-Karawang sekaligus mengembangkan potensi anak.

“Aksioma menjadi wadah untuk menumbuhkembangkan bakat siswa, baik di bidang olahraga maupun seni, sehingga kemampuan mereka semakin tampak dan bisa dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya. (rls/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *