KARAWANG-Komisi II DPRD Kabupaten Karawang mulai mematangkan arah kebijakan anggaran daerah dengan menggelar rapat Pra Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 bersama mitra kerja dan organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil, Selasa (21/7/2026).
Rapat ini menjadi tahapan awal dalam menyusun kebijakan anggaran tahun 2027, sekaligus membahas target pendapatan daerah, evaluasi program yang telah berjalan, serta penentuan program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang.
Ketua Komisi II DPRD Karawang, Mumun Maemunah, menegaskan pembahasan Pra KUA-PPAS merupakan momentum penting untuk menyelaraskan pandangan antara legislatif dan perangkat daerah agar penyusunan anggaran dilakukan secara realistis, terukur, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pra KUA-PPAS ini menjadi langkah awal untuk memastikan setiap program yang disusun sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Pembahasan sudah dimulai sejak kemarin dan berlanjut hari ini,” ujar Mumun Maemunah Ketua Komisi II.
Selain membahas belanja daerah, Komisi II juga memberikan perhatian serius terhadap upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Seluruh OPD penghasil didorong untuk menggali potensi pendapatan secara maksimal tanpa menambah beban bagi masyarakat.
“Kami meminta seluruh dinas penghasil terus mengoptimalkan potensi yang dimiliki agar target pendapatan daerah pada 2027 dapat tercapai. Peningkatan PAD harus dilakukan secara kreatif, inovatif, namun tetap tidak membebani masyarakat,” ucapnya.
Dalam rapat tersebut, Komisi II turut mengevaluasi efektivitas berbagai program yang telah berjalan. Hasil evaluasi akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun skala prioritas anggaran agar setiap program memiliki dampak nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Mumun berharap seluruh hasil pembahasan Pra KUA-PPAS dapat menjadi fondasi kuat dalam penyusunan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, sehingga kebijakan anggaran yang dihasilkan lebih berkualitas, tepat sasaran, serta mampu mendorong pembangunan Kabupaten Karawang yang berkelanjutan. (red).
Sumber : fpkskarawang.id





