Cabor Muaythai Karawang Sukses Sabet Dua Medali Emas dan Tiga Medali Perak Perunggu di Ajang Kerjunas 2026

Tim kontingen Muaythai Karawang dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Muaythai Championship 2026

KARAWANG-Pengurus Kabupaten (Pengkab) Muaythai Indonesia Karawang sukses menutup keikutsertaan kontingennya dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Muaythai Championship 2026 yang berlangsung dari tanggal 5-9 Agustus 2026 di GOR Abdur Rosyad Irwan (GOR Bang Yan), Kota Bekasi.

Ajang bergengsi ini sekaligus difungsikan sebagai simulasi tanding dan Try Out Pra-Final Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

Bacaan Lainnya

Dari 11 atlet terbaik yang diberangkatkan, kontingen Karawang sukses memboyong total 8 medali dengan rincian 2 Emas, 3 Perak, dan 3 Perunggu.

Rekapitulasi Perolehan Medali Kontingen Karawang:

  • Total Atlet Bertanding: 11 orang
  • Medali Emas : 2 orang (Resmi Naibaho, Adelio Mandala Alfatih)
  • Medali Perak : 3 orang (Dicky Aditya Abdullah, Ratu Zaskia, Kenzie Yodha Ardhana)
  • Medali Perunggu : 3 orang (Urmadhilla Dwi Rahmawan, Nayla Zashinta, Davin Pratama)
  • Atlet Partisipasi/Non-Medal: 3 orang (Muhammad Hanapi, Afsel Bhaik Filmon Situmorang, Salman Alfarizy).

Apresiasi dan Evaluasi Pengurus

Ketua Harian Pengurus Kabupaten Muaythai Indonesia Karawang, Dadi Mulyadi, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para atlet yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan serta memperkuat posisi tawar Karawang di kancah regional maupun nasional.

“Kami pengurus merasa perlu berbangga hati atas perolehan 8 medali dari perjuangan atlet-atlet Muaythai Karawang di Kejurnas 2026. Prestasi tersebut jelas membuktikan bahwa atlet Muaythai Karawang memiliki kemajuan yang signifikan dan saat ini kita memiliki posisi tawar yang sangat diperhitungkan,” ungkap Dadi Mulyadi yang dikenal sebagai Pendiri LBH CAKRA Indonesia.

Ia juga menyoroti bahwa di tengah keterbatasan dukungan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Karawang terhadap cabor beladiri Muaythai, semangat juang para fighter tidak pernah surut. Kekompakan tim pelatih di bawah komando Jaenudin (Jay Dongkrak), pengurus, orang tua atlet, serta sinergi bersama Dewasena Management menjadi kunci utama eksistensi dan prestasi tim hingga hari ini.

Solusi Pembinaan Generasi Muda dan Peran Strategis Swasta

Sekretaris Pengkab Muaythai Indonesia Karawang Dede Nurdin, menambahkan, raihan prestasi ini diharapkan mampu menjadi daya tarik bagi kaum muda Karawang untuk menyalurkan energi positif melalui jalur olahraga beladiri kultural.

“Ikut bergabung berlatih dan berprestasi di Muaythai Karawang dapat menjadi tawaran yang solutif dalam mengurangi tingkat kriminalitas di kalangan pelajar dan kaum muda yang semakin hari mengalami kemerosotan moral, sebagaimana visi pendiri Dewasena Management, H.M. Sayegi Dewasena,” jelas Dede Nurdin yang juga dikenal sebagai Direktur Dewasena Management.

Ia meyakini, fenomena negatif seperti tawuran pelajar, geng kriminal, hingga penyalahgunaan narkoba diyakini dapat diminimalisir melalui pembinaan olahraga beladiri.

“Namun, hal ini tentu memerlukan keberpihakan nyata serta fasilitas dari Pemerintah Daerah, KONI Karawang, serta pelibatan sektor swasta melalui program kemitraan dan penyaluran CSR untuk bersama-sama membangun generasi emas Karawang di panggung olahraga prestasi,” pungkasnya. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *