Desa Keramatwangi Jadi Inspiratif, H. Budiwanto Dorong Lahirnya Desa Wisata Baru

H. Budiwanto saat kunjungi Desa Keramatwangi

GARUT-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, H. Budiwanto, S.Si., MM, menegaskan bahwa desa memiliki potensi besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) jika mampu dikelola dengan kreatif. Hal ini ia sampaikan saat kunjungan kerja bersama Komisi II DPRD Jabar ke Desa Keramatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.

Menurutnya, langkah inovatif Kepala Desa Keramatwangi patut diapresiasi. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), desa ini berhasil mengelola potensi lokal menjadi sumber pendapatan yang signifikan.

Bacaan Lainnya

“BUMDes di sini mampu mencatatkan pemasukan hingga Rp2,4 miliar per tahun, sebuah capaian yang luar biasa bagi desa,” ujar Budiwanto, Sabtu (20/9/2025).

Kunjungan H. Budiwanto ke Desa Keramatwangi

Desa Keramatwangi mengoptimalkan keindahan alam Gunung Papandayan dengan menghadirkan konsep desa wisata. Tidak hanya menyajikan panorama pegunungan, desa ini juga mengelola sumber air panas sebagai kolam pemandian terapi kesehatan, menghadirkan agrowisata edukasi pertanian, hingga menyediakan wahana ground camp dan homestay untuk keluarga yang ingin bermalam.

Dengan beragam daya tarik tersebut, desa ini mampu menarik lebih dari 1.500 pengunjung setiap pekan. Dari sektor retribusi dan usaha lainnya, perputaran ekonomi yang dihasilkan bisa mencapai Rp2,4 miliar setiap tahunnya.

“Ini bukti bahwa jika desa mau menggali potensi, baik itu alam, budaya, maupun religi, maka desa bisa mandiri dan mampu menyejahterakan warganya,” tambah Budiwanto.

Kunjungan H. Budiwanto ke Desa Keramatwangi

Lebih jauh, H. Budiwanto mengajak para pemuda untuk tidak ragu mencoba menggali potensi desanya agar bisa berkembang menjadi desa wisata. Sebagai wakil rakyat, ia menegaskan kesediaannya untuk mendampingi dan berkolaborasi.

“Saya mengajak para pemuda untuk turun tangan membangun desanya. Mari bersama-sama kita wujudkan melalui kolaborasi dengan perangkat desa, pemerintah kabupaten, dan juga Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Saya siap mendampingi agar ide-ide anak muda bisa benar-benar menjadi kenyataan,” tegasnya.

Ia menilai, model yang diterapkan Desa Keramatwangi dapat menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain di Jawa Barat. Ia menekankan, setiap desa memiliki keunggulan masing-masing yang bisa dikembangkan—mulai dari agrowisata, wisata religi, hingga kuliner khas daerah.

“Bayangkan jika setiap desa punya ikon wisata atau produk unggulan, maka Jawa Barat tidak hanya kuat di sektor pertanian dan industri, tapi juga bisa menjadi destinasi wisata desa yang mendunia,” kata politisi yang duduk di Komisi II DPRD Jabar tersebut.

Lebih jauh, ia mendorong pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk hadir dalam mendorong lahirnya desa-desa wisata baru. Dukungan bisa berupa akses infrastruktur, pendampingan manajemen BUMDes, hingga promosi wisata digital.

“Kalau desa bisa mandiri, PADes naik, maka APBDes pun akan lebih kuat untuk membiayai pembangunan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat. Inilah kunci menuju desa yang sejahtera,” pungkasnya. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *