DPRD Karawang Minta Kepolisian Berantas Jaringan Pencabulan Anak

Anggota DPRD Kabupaten Karawang, Pipik Taufik Ismail.

KARAWANG-Kasus pencabulan (sodomi) anak dibawah umur yang terjadi di Kecamatan Telukjambe Timur mendapat sorotan dan keprihatinan dari sejumlah stakeholder Karawang.

Pipik Taufik Ismail, Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, mengutuk dan mengecam keras tindakan keji yang dilakukan Yi dan Ya terhadap belasan anak dibawah umur di Kecamatan Telukjambe Timur.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, peristiwa itu sungguh sangat mengerikan dan menjadi bencana sehingga harus menjadi perhatian serius bagi semua stakeholder Karawang.

“Saya sungguh prihatin atas kasus itu dan meminta seluruh stakeholder Karawang, baik legislatif dan eksekutif termasuk APH serius tangani kasus ini karena ini menjadi ancaman bagi masa depan anak,” kata Kang Pipik sapaan akrabnya kepada delik.co.id, Rabu (15/5/2024) siang.

Baca juga : Telan Belasan Korban, DPRD Karawang Minta Kasus Sodomi Anak Ditangani Serius

Ketua DPC PDI-P Karawang itu menegaskan, kasus ini harus jadi konsentrasi semua stakeholder karena peristiwa ini bisa saja tidak hanya terjadi di Telukjambe Timur tetapi di wilayah Karawang lainnya.

“Pendidikan moral dirasa sangat penting sekali, miris ketika pelaku dikabarkan jebolan suatu pesantren. Pelaku juga dikabarkan dahulu pernah jadi korban pencabulan lalu pelaku balas dendam. Nah kebayang enggak para korban sekarang nanti next time dalam 10-20 tahun lagi lakukan balas dendam lagi. Ini akan menjadi rentetan-rentetan yang sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, lanjutnya, apabila pelaku-pelaku pencabulan ini ada jaringan atau komunitas. Hal itu harus benar-benar jadi perhatian serius Pemkab Karawang, APH, Komnas Perlindungan Anak, tokoh agama dan stakeholder lainnya.

Baca juga : Tokoh Masyarakat Beberkan Awal Mula Kasus Sodomi Terungkap, Minta Polisi Pelaku Dihukum Berat

Hal ini juga dikhawatirkan pula bagi orangtua terhadap pergaulan anak-anaknya lantaran para pelaku itu dari berbagai karakter atau dari kalangan manapun.

“Sudah saatnya Pemkab Karawang kasus ini harus fokus dituntaskan termasuk berantas jaringan atau komunitas pencabulan anak,” tutupnya. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *