KARAWANG-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, H. Budiwanto, S.Si., M.M., menegaskan dukungan penuh terhadap usulan Bupati Karawang mengenai perubahan Delineasi Wilayah Usaha Pertambangan (WUP) di Kabupaten Karawang.
Usulan tersebut dinilai sebagai langkah antisipatif yang penting untuk menyelamatkan lingkungan dan masyarakat Karawang, khususnya di wilayah Selatan yang kerap terdampak bencana ekologis.
Dalam keterangannya, Budiwanto merujuk pada surat resmi Bupati Karawang nomor 500.10.27.7/395/PUPR yang mengusulkan revisi terhadap wilayah pertambangan aktif. Ia menilai kebijakan ini sudah sangat tepat, mengingat kerusakan lingkungan di Karawang Selatan telah mencapai tahap mengkhawatirkan.
“Karawang harus segera beralih fokus ke konservasi daerah resapan air. Bukit-bukit yang dulu menjadi rumah air kini rusak akibat penebangan dan aktivitas tambang. Ini penyebab utama banjir dan longsor yang terus berulang setiap musim hujan tiba,” tegas Budiwanto kepada delik.co.id, Jumat (11/4/2025) petang.
Salah satu contoh nyata adalah Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, yang hampir setiap tahun menjadi langganan banjir parah. Menurutnya, situasi ini tidak bisa lagi ditoleransi dan perlu penanganan serius dari seluruh lapisan pemerintahan.
“Ini harus menjadi perhatian tidak hanya oleh Pemkab Karawang, tetapi juga oleh Pemprov Jabar dan pemerintah pusat,” ujarnya.
Sebagai anggota DPRD Provinsi dari Daerah Pemilihan Karawang-Purwakarta, H. Budiwanto menyatakan komitmennya untuk menyuarakan usulan ini dalam berbagai forum formal, baik di Komisi II DPRD Jabar maupun saat rapat dengan dinas dan instansi terkait.
“Saya berharap Gubernur Jawa Barat segera meneruskan permohonan ini ke Kementerian ESDM agar dilakukan peninjauan dan perubahan delineasi WUP. Ini adalah langkah penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan masa depan Karawang,” tutupnya. (red).



