Generasi Muda Muhammadiyah Magelang Antusias Ikuti Pelatihan Digital Marketing

MAGELANG-Dalam suasana penuh semangat dan antusiasme, Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Muhammadiyah Kabupaten Magelang menggelar pelatihan tahap kedua Digital Marketing di Balai Latihan Kerja MCC Mertoyudan pada Senin (24/11/2024).

Acara ini dihadiri oleh 42 peserta dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau Muhammadiyah Child Care (MCC) se-Kabupaten Magelang, melampaui target awal sebanyak 30 peserta.

Bacaan Lainnya

Pelatihan ini menjadi momen istimewa bagi anak-anak LKSA yang terus berusaha tanpa lelah untuk belajar, membekali diri mereka dengan keterampilan penting di era digital.

Kegiatan ini terselenggara hasil kerja sama MPKS PDM Kabupaten Magelang dengan Telkomsel Magelang dan Aflatoun International melalui Amal Khair Yasmin, dengan narasumber berpengalaman, Sulistiyo dari Aflatoun Jakarta.

Dalam paparannya, Sulistiyo menekankan pentingnya generasi muda Muhammadiyah untuk tidak hanya menguasai, tetapi juga konsisten (istiqomah) dalam menerapkan digital marketing.

“Di era digital, kemampuan pemasaran online adalah kunci keberhasilan, terutama bagi generasi muda yang akan memimpin masa depan Muhammadiyah,” ujarnya.

Pelatihan ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua MPKS, Sularta, M.Pd., yang hadir bersama jajarannya serta para pengurus dan pengasuh MCC dan LKSA di Kabupaten Magelang.

Beliau menegaskan bahwa social business adalah langkah strategis menuju kemandirian panti Muhammadiyah, yang selama ini terus memberikan kontribusi besar kepada masyarakat.

Pelatihan Langkah Nyata Menuju Kemandirian ini terbagi dalam dua sesi, yaitu pembekalan literasi sosial dan finansial untuk peserta yang belum memiliki usaha, serta pendalaman keterampilan digital marketing untuk peserta yang telah menjalankan bisnis di panti.

Dibimbing oleh Tim Aflatoun, Sulistiyo, Deni Ramdani dan Heriyanto, para peserta menyusun rencana program sosial dan bisnis finansial, serta mempelajari penguasaan media sosial untuk memasarkan produk mereka.

Kegiatan ini bukan hanya pelatihan biasa, tetapi juga bagian dari program scale-up keberlanjutan literasi sosial, finansial, dan manajemen proyek yang telah dimulai sejak Agustus 2023.

Dengan dukungan dari Amal Khair Yasmin, Aflatoun International, dan PMIEF, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi generasi muda Muhammadiyah.

Seorang peserta, Reza, mengungkapkan rasa syukurnya dan merasa exited mengikuti pelatihan ini dan memperoleh pengetahuan baru dan ia mendapatkan insight untuk dirinya sendiri.

“Saya belajar banyak tentang bagaimana memasarkan produk secara online. Ini akan sangat membantu usaha kecil kami di panti untuk berkembang,” ujarnya dengan penuh semangat.

Testimoni lainnya datang dari Mufida perwakilan MCC Muhammadiyah Kaliangkrik, sebagai Guru Pendamping,

“Kami mengucapkan banyak banyak terimakasih buat Pak Sulistiyo dan tim yang sudah membimbing dan memberi arahan buat kami, dengan diadakannya pelatihan digital marketing yang sangat membantu dan banyak manfaat buat kami anak-anak panti untuk pengetahuan memulai berbisnis dan bagaimana cara mempromosikan usaha yang sudah di jalankan melalui media sosial,” ucapnya.

“Membangun kemandirian tidak hanya tentang berdiri sendiri, tetapi juga tentang membawa manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Sularta, menutup acara dengan penuh harapan.

Melalui program seperti ini, Muhammadiyah membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang mandiri, berdaya, dan siap menghadapi tantangan era digital. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *