KARAWANG-Tidak lama lagi umat Islam seluruh dunia, termasuk di Indonesia akan merayakan Hari Raya Iduladha 1446 H dengan melaksanakan ibadah kurban.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Budiwanto, menilai, ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan. Ia adalah simbol nyata dari ketulusan hati, pengorbanan tanpa pamrih, dan perjuangan dalam taat kepada Allah.

“Seperti kisah Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS yang menjadi dasar ibadah ini, kita diajak merenungkan, ‘apa yang telah kita korbankan untuk kebaikan yang lebih besar’?” katanya mengulas makna dibalik ibadah kurban kepada delik.co.id, Kamis (24/4/2025).
Menurutnya, pengorbanan sejati lahir dari keimanan. Bukan hanya tentang menyembelih hewan, tapi juga menyembelih ego, nafsu, dan kepentingan pribadi demi kemaslahatan umat.

Legislator Dapil X (Karawang-Purwakarta) ini menambahkan, dalam kehidupan sehari-hari, kurban bisa bermakna, di antaranya mengorbankan waktu untuk membantu sesama. Melepaskan kesenangan pribadi demi menegakkan keadilan. Berjuang dengan ikhlas untuk keluarga, bangsa, dan agama.
Kurban mengajarkan bahwa perjuangan tak pernah lepas dari pengorbanan. dan mereka yang rela berkorban itulah yang akhirnya menorehkan sejarah, menginspirasi umat, dan mendekatkan diri pada ridha Ilahi.
“Mari jadikan momen Iduladha sebagai pengingat, bahwa setiap perjuangan mulia selalu dimulai dari kesediaan untuk berkurban,” tutupnya. (red).





