Idul Adha : Momentum Pengorbanan, Solidaritas, dan Kepedulian Sosial

H. Budiwanto, S.Si., M.Si.

KARAWANG-Pada setiap 10 Zulhijjah, umat Islam di seluruh dunia merayakan Iduladha dengan penuh khidmat. Di tengah semaraknya takbir dan semangat berkurban, Idul Adha menjadi momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.

Iduladha yang juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban ini mengajarkan tentang keteladanan Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya, Ismail AS, sebagai bentuk ketaatan kepada perintah Allah SWT. Namun, atas izin-Nya, pengorbanan tersebut digantikan dengan seekor hewan. Inilah awal mula disyariatkannya ibadah kurban dalam Islam.

Bacaan Lainnya

Tokoh masyarakat Karawang yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Budiwanto, S.Si, M.M, menyampaikan, Iduladha bukan hanya soal penyembelihan hewan, tetapi lebih jauh merupakan ajang memperkuat solidaritas sosial.

“Di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, semangat berbagi daging kurban menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan pemerataan kesejahteraan,” ujarnya kepada delik.co.id, Kamis (5/6/2025) malam.

Ia menambahkan bahwa semangat berkurban juga harus dimaknai secara luas. “Berkurban bukan hanya menyembelih hewan, tapi juga mengorbankan ego, waktu, dan kepentingan pribadi demi kemaslahatan bersama. Ini yang harus terus kita tanamkan, terutama kepada generasi muda,” kata Wakil Rakyat Dapil Jabar  X (Karawang-Purwakarta).

Menurutnya, Iduladha tahun ini juga menjadi refleksi untuk mempererat ukhuwah dan empati. Dalam suasana penuh kebersamaan, banyak relawan, pemuda masjid, dan masyarakat bahu-membahu mendistribusikan daging kurban kepada warga yang membutuhkan.

“Dengan semangat Idul Adha, mari kita rawat nilai-nilai kemanusiaan dan keimanan, serta terus bergotong royong membangun masyarakat yang adil, peduli, dan berdaya,” tutupnya. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *