KARAWANG-Kondisi perekonomian nasional, khususnya sedang tidak baik-baik saja lantaran inflasi berada dibawah ambang batas.
Hal itu diutarakan oleh ASDA II Setda Karawang Arief Bijaksana Maryugo saat memberikan sambutan dalam acara Rapimkab IV dan Pengukuhan Dewan Pengurus Pergantian Antar Waktu (PAW) KADIN Karawang Sisa Masa Bakti 2021-2026 di Resto Dewi Air, Sabtu (14/6/2025),
“Saat ini perekonomian nasional sedang tidak baik-baik saja, ini bisa dilihat dari tingkat inflasi nasional yang berada di 1,6 persen, sedangkan standar inflasi nasional itu ada di 2,5 persen, plus minus 1 persen, artinya kita harus menjaga tingkat inflasinya itu naiknya (ambang batas atas) 1 persen itu di 3,5 persen dan turunnya (ambang batas bawah) juga di 1 persen, berarti minimalnya 1,5 persen. Saat ini inflasi di Karawang ada di 1,4 persen, artinya sudah dibawah 0,1 persen ambang batas bawah, ini maknanya masyarakat sedang menunda belanja,” ungkapnya.
Arief memaparkan ketika dirinya mengobrol dengan diler mobil dan mendapatkan fakta bahwa penjualan mobil sedang tidak baik-baik saja. Begitu pula harga-harga sedang terpuruk, artinya ketika inflasi ada dibawah ambang batas maka produsen yang menjerit, tetapi saat inflasi tinggi maka konsumen yang menjerit.
“Nah pemerintah harus menjaga pengendalian inflasi di angka 2,5 persen agar konsumennya happy dan produsennya juga happy,” ujarnya.
Angka inflasi yang capai 1,4 persen, termasuk inflasi di Provinsi Jawa Barat, pemicunya belanja pemerintah belum maksimal. APBD Karawang hampir capai Rp7 triliun, namun belanja infrastrukturnya baru mencapai 15 persen.
“Artinya kegiatan-kegiatan pekerjaan konstruksi belum dilaksanakan maksimal. Ketika tender-tender belum terlaksana berarti roda perekonomian belum jalan, materia-material belum dibeli, pembangunan belum berjalan. Mudah-mudahan masuk semester II proyek-proyek pemerintah sudah berjalan, kalau proyek pemerintah sudah berjalan insyaAllah insflasi bergerak sesuai standar di kisaran 2,5 persen,” harapnya.
Kehadiran KADIN Karawang dirasakan Arief sangat strategis sebagai mitra, sehingga diharapkan sinergitas dan kolaborasi antara pemda dengan KADIN bisa semakin ditingkatkan kedepannya demi mewujudkan Karawang maju. (red).





