KARAWANG-Kerjasama di bidang pertanian antara Tokyo8 dan BUMDes Margaraharja Desa Ciptamarga, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang kembali diperkuat melalui pertemuan terbuka bersama para petani binaan yang digelar di Kantor Desa Ciptamarga.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Jayakerta, Kepala Desa Ciptamarga, perwakilan DPMD Kabupaten Karawang, tokoh tani, serta para petani binaan BUMDes Margaraharja.
Dalam paparannya, pihak Tokyo8 menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan sektor pertanian di wilayah Jayakerta. Selain memperkenalkan produk pertanian, Tokyo8 juga memastikan akan membeli hasil panen padi para petani binaan BUMDes Margaraharja.
“Kerjasama ini sangat memberikan keuntungan bagi para petani binaan. Selain kami memperkenalkan produk Tokyo8, kami juga akan membeli hasil panen padi para petani binaan BUMDes Margaraharja,” ujar perwakilan Tokyo8, Selasa(19/5/2026)
Kepala Desa Ciptamarga Muslihat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerjasama tersebut. Menurutnya, sinergi antara pihak swasta dan BUMDes menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa, khususnya di sektor pertanian.
“Kami sangat mendukung program ini karena manfaatnya langsung dirasakan para petani. Harapan kami kerjasama ini bisa terus berjalan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ciptamarga,” ujar Muslihat.
Kepala desapun berharap para petani binaan dapat memanfaatkan program tersebut dengan baik agar hasil pertanian semakin meningkat dan memiliki kepastian pasar.
Sementara itu, perwakilan DPMD Kabupaten Karawang menilai kolaborasi antara Tokyo8 dan BUMDes Margaraharja merupakan contoh positif pengembangan usaha desa yang berbasis potensi lokal.
“BUMDes harus mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa. Kerjasama seperti ini sangat baik karena melibatkan langsung petani dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi warga,” ungkap perwakilan DPMD
Kabupaten Karawang.
Menurutnya, keberadaan BUMDes tidak hanya sekadar menjadi lembaga usaha desa, tetapi juga harus mampu membangun kemitraan strategis yang dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Para petani binaan menyambut baik program tersebut karena dinilai mampu memberikan kepastian terhadap penjualan hasil panen mereka.
Dengan adanya pembelian langsung dari pihak perusahaan, para petani berharap harga gabah lebih stabil dan pendapatan petani semakin meningkat. (sep/red).





