MOI Karawang Kecam Keras Perusakan Kantor Redaksi Nuansa Metro

0
Latifudin Manaf (kiri), Ryan S Kahman (kanan).

KARAWANG-Aksi penyerangan dan perusakan sejumlah fasilitas kantor redaksi media Nuansa Metro oleh sekelompok orang yang mengaku dari kepolisian dan ormas pada Rabu (28/4/2021) malam sekitar pukul 20.00 WIB, mendapat kecaman keras dari Perkumpulan Perusasahaan Media Online Indonesia (MOI) DPC Karawang

“Kita tidak bisa menerima perbuatan yang dilakukan oleh sekelompok orang ini. Secara tegas kita meminta pihak kepolisian untuk mengusut dan menangkap pelaku aksi penyerangan ini secepatnya,” tegas Ryan S Kahman, selaku Sekretaris MOI DPC Karawang

Pemilik media online SINFONEWS.com ini mengungkapkan, perbuatan ini tidak bisa dibenarkan. Ini sudah termasuk perbuatan anarkis dan harus segera diusut tuntas.

Baca juga : Mengaku Polisi, Kantor Media Nuansa Metro Diacak-Acak

“Kita minta polisi segera menangkap pelaku dan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” pintanya

Sementara itu, Ketua DPC MOI Kabupaten Karawang, Latifudin Manaf, mengatakan, sebagai organisasi perkumpulan perusahaan Media Online Indonesia dipastikan tidak tinggal diam atas peristiwa ini.

MOI Karawang akan terus memantau setiap perkembangan kasus ini. Karena ini sudah menyangkut marwah perusahaan media, khususnya media online.

“Kita berharap, setelah Pemilik Media Nuansa Metro membuat laporan polisii, pelaku bisa segera ditangkap dan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” pungkas pemilik media online delik.co.id, ini.

Baca juga : Praktisi Hukum Tanggapi Kasus Kantor Redaksi Nuansa Metro Diacak-Acak

Seperti diketahui, dengan dalih mencari pelaku dugaan kasus penipuan, sekelompok orang yang diduga mengaku-ngaku sebagai petugas kepolisian dan mengaku dari salah satu Ormas ternama, ‘mengobrak-abrik’ kantor Redaksi Nuansa Metro.

Orang yang diduga mengaku sebagai aparat kepolisian dan salah satu ormas ternama itu berjumlah lima orang, mendobrak pintu utama dan pintu garasi, hingga mengakibatkan kunci rusak dan tak bisa dipergunakan kembali. Ternyata bukan hanya sampai disitu, lemari tempat menyimpan arsip pun tak luput dari penggeledahannya. (red).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *