KARAWANG-Ketua DPD PSI Kabupaten Karawang, M. Ilham Kamil, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga marwah dan nama baik Kabupaten Karawang menyusul munculnya dugaan aktivitas (pesta gay) yang menimbulkan keresahan publik di salah satu tempat hiburan malam (THM), belakangan terverifikasi terjadi di Theatre Night Mart (TNM) di wilayah Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat beberapa waktu lalu yang berujung penutupan sementara THM tersebut.
Menurut Ilham, persoalan yang saat ini menjadi perhatian masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan aturan semata, tetapi juga menyangkut citra daerah, ketahanan sosial, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga identitas Karawang sebagai daerah yang religius, berbudaya, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal.
“Karawang memiliki sejarah panjang, budaya yang kuat, serta masyarakat yang menjunjung tinggi nilai agama dan gotong royong. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah daerah ini agar tidak tercoreng oleh aktivitas atau perilaku yang menimbulkan keresahan dan bertentangan dengan norma yang hidup di tengah masyarakat,” ujar Ilham, Selasa (9/6/2026) siang.
Ia menilai, fenomena yang belakangan menjadi sorotan publik tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan soliditas masyarakat Karawang, bukan justru menjadi pemicu perpecahan atau saling menyalahkan. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat perlu bersatu dalam semangat menjaga lingkungan sosial yang sehat dan kondusif.
Tegakan Aturan
Ilham menegaskan, pemerintah daerah bersama aparat terkait harus melakukan penanganan secara tegas, objektif, dan sesuai aturan yang berlaku. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, maka langkah penindakan harus dilakukan secara transparan demi menjaga kepercayaan publik dan memberikan kepastian hukum.
“Yang harus menjadi perhatian kita bersama adalah bagaimana mencegah dampak sosial yang lebih luas. Jangan sampai aktivitas yang dianggap menyimpang dan merusak moral tersebut memberikan pengaruh negatif terhadap generasi muda atau menciptakan stigma buruk terhadap Kabupaten Karawang di mata publik,” katanya.
Lebih lanjut, Ilham mengingatkan bahwa Karawang saat ini merupakan salah satu daerah strategis yang terus berkembang sebagai kawasan industri, investasi, pendidikan, dan pusat pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, citra positif daerah harus terus dijaga agar tidak terganggu oleh berbagai aktivitas yang berpotensi merusak reputasi yang selama ini telah dibangun bersama.
Menurutnya, masyarakat Karawang tidak boleh membiarkan berbagai perilaku yang dinilai bertentangan dengan norma sosial, budaya, dan agama berkembang tanpa pengawasan. Namun demikian, penyikapan terhadap persoalan tersebut harus tetap dilakukan secara bijaksana, terukur, dan dalam koridor hukum yang berlaku.
“Solidaritas masyarakat Karawang harus diwujudkan dalam bentuk kepedulian bersama untuk menjaga lingkungan sosial yang sehat, memperkuat pendidikan karakter, mempererat ketahanan keluarga, serta melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang dapat menggerus nilai-nilai moral dan budaya,” tegasnya.
Ilham juga mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, dan seluruh unsur masyarakat untuk memperkuat gerakan moral dan sosial yang positif. Menurutnya, menjaga Karawang tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Mari kita jaga marwah Kabupaten Karawang dengan memperkuat persatuan, solidaritas, dan soliditas warga. Jangan biarkan peristiwa yang meresahkan ini mencederai nama baik daerah yang selama ini dikenal religius, berbudaya, dan bermartabat. Kita harus bersama-sama mencegah dampak sosial yang dapat merusak moral generasi muda serta menjaga Karawang tetap menjadi daerah yang membanggakan bagi seluruh masyarakatnya,” pungkasnya. (red).





