Ketua Komisi III DPRD Karawang, H. Endang Sodikin.

KARAWANG-Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Karawang H.Endang Sodikin (HES) soroti ambruknya Turap Penahan Tanah (TPT) saluran tersier irigasi di Desa Kedawung Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang.
Dampak dari ambruknya TPT tersebut sangat serius, karena sekitar 50 hektare sawah para petani alami kekurangan air dan kering.

Ia pun menjanjikan akan mendorong perbaikan TPT ambruk tersebut ke dinas terkait secepatnya.

Pasalnya, terkait ambruknya TPT beberapa hari lalu di Kampung Krajan, Desa Kedawung, Kecamatan Lemahabang, telah diketahuinya dari beberapa warga yang menyampaikan keluhannya langsung.

“Kami akan koordinasikan dengan dinas terkait, semoga di tahun ini atau paling lambat tahun depan ada perbaikan hingga tidak banyak merugikan para petani,” ucapnya kemarin.

“Mudah-mudahan minimal dianggaran murni atau perubahan tahun ini akan ada perbaikan,” timpalnya.

Menurut politikus Gerindra ini, semua pihak memahami pentingnya keberadaan TPT yang mengairi sekitar 50 hektare sawah pertanian bagi para petani, yang hari ini justru para petani sangat membutuhkan air, bahkan dikabarkan saat ini dalam kondisi kekeringan.

“Kita sudah mendapat informasinya dari tokoh masyarakat dan rekan media dari sana, dan ini adalah menjadi evaluasi komisi-komisi di dalam rapat-rapat kerja komisi di antaranya TPT yang sering jebol dan mudah-mudahan kedepan perbaikan terus akan dilakukan dinas terkait,” tegasnya.

Ia menambahkan, (perbaikan) itu untuk memberikan pelayanan infrastruktur yang memadai kepada masyarakat yang orientasinya pertanian dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kami sadar betul bahwa kita sangat membutuhkan air yang memadai,” pungkasnya. (red).