May Day, Perjuangan Buruh untuk Keadilan : DPRD Jabar Serukan Sinergi Pemerintah, Pengusaha, dan Pekerja

H. Budiwanto orasi di hadapan para buruh.

KARAWANG-Momentum Hari Buruh Internasional atau May Day yang diperingati setiap 1 Mei mendatang menjadi panggung penting untuk menyerukan keadilan dan kesejahteraan pekerja.

Di tengah riuhnya suara para buruh di berbagai daerah, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Budiwanto, S.Si, MM, angkat bicara lantang.

Bacaan Lainnya

Dalam pernyataannya, Budiwanto menegaskan bahwa May Day bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan simbol perjuangan abadi para pekerja untuk mendapatkan hak-hak yang adil.

Ia menyerukan agar pemerintah, dunia usaha, dan para pekerja bersatu dalam satu visi besar yaitu membangun ekonomi Indonesia yang kuat dengan tetap mengedepankan kesejahteraan buruh.

“Pekerja adalah tulang punggung perekonomian. Sudah saatnya semua pihak duduk bersama, bukan saling berhadapan. Pemerintah, pengusaha, dan buruh harus menjadi mitra sejajar untuk menciptakan keadilan ekonomi,” tegas Budiwanto saat ditemui di sela kegiatan, Minggu (27/4/2025).

Politisi asal Daerah Pemilihan (Dapil) Karawang dan Purwakarta ini juga mengingatkan pentingnya memperkuat kekuatan-kekuatan lokal. Menurutnya, sektor industri di Karawang dan Purwakarta telah menjadi motor penggerak ekonomi nasional. Oleh karena itu, perlindungan terhadap hak-hak buruh di daerah ini harus menjadi prioritas.

“Karawang dan Purwakarta adalah pusat industri strategis nasional. Jika kekuatan lokal ini diberdayakan dengan adil, maka kontribusinya terhadap ekonomi nasional akan berlipat ganda,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar pemerintah segera mengambil langkah konkret memperbaiki regulasi ketenagakerjaan, memperkuat perlindungan sosial, dan membuka ruang dialog yang lebih luas antara pekerja dan pengusaha.

“Jangan biarkan buruh terus menjadi korban ketidakpastian. Kita butuh keberanian untuk mereformasi sistem ketenagakerjaan demi masa depan Indonesia yang lebih adil,” tambahnya.

H. Budiwanto menutup pesannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan May Day sebagai momentum konsolidasi kekuatan nasional — membangun ekonomi berbasis keadilan, kolaborasi, dan keberlanjutan.

“Perjuangan buruh adalah perjuangan kita semua. Keadilan bagi pekerja adalah keadilan bagi masa depan bangsa,” tandasnya. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *