Kegiatan Jaling di Desa Karangpatri, Pebayuran.

BEKASI-Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi bakal lakukan sidak lokasi proyek Jaling yang lapisan pondasi bawahnya diduga menggunakan limbah besi.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidirm di sela-sela kegiatannya.

“Saya sudah mendapat informasi terkait adanya jaling yang LPB-nya diduga menggunakan limbah besi. Agar lebih jelasnya lagi silakan sampaikan temuannya dan berkomunikasi dengan Toni,” ungkap Nur Chaidir, Kamis (4/8/2022).

Baca juga : Disinyalir LPB Jaling Gunakan Limbah, Aparatur Desa Tutup Mata dan Diduga Back-up Kegiatan

Terpisah, Toni selaku koordinator pengawas mengaku jika dirinya telah mendengar adanya kegiatan Jaling yang diduga menggunakan LPB limbah besi.

Pihaknya pun sudah menjadwalkan dan menjadi prioritas pada rapat koordinasi nanti untuk ditindaklanjuti.

“Saya coba koordinasikan dengan pengawas lapangannya. Bila memang hal tersebut benar adanya, kita akan mendorong untuk dilakukan pemotongan anggaran pada volume LPB,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan proyek Jaling yang berlokasi di Kampung Bakung Kidul RT 02/ 04, Desa Karangpatri, Kecamatan Pebayuran disinyalir LPB-nya menggunakan Limbah Besi.

Berdasarkan penelusuran delik.co.id di lokasi kegiatan ketika pelaksanaan pengecoran pada Kamis (28/7/22), proyek Jaling tersebut menjadi .perbincangan masyarakat lantaran lamanya waktu pengecoran yang mundur dan menjadi keprihatinan warga akan ketebalan beton Jaling.tersebut. (ali/red).