Kepala DPMPTSP Kabupaten Karawang, H. Eka Sanatha.

KARAWANG-Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang, H. Eka Sanatha, mengaku optimis pihaknya bisa realisasikan target investasi tahun 2022 sebesar Rp29,8 triliun.

Pasalnya, berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), tercatat selama semester 1 (Januari-Juni 2022) Kabupaten Karawan mampu realisasikan investasi (baik PMA dan PMDN) sebesar Rp15,2 triliun. Dengan demikian, perolehan tersebut menyentuh 51,16 persen dari target investasi di tahun 2022 sebesar Rp29,8 triliun.

“Semester pertama saja Rp15,2 triliun. Secara hitungan matematika kalau konstan satu semester berikutnya, kita akan ada di Rp30 triliun dari target cuma Rp 29,8 triliun. Ini luar biasa karena APBD kita cuma Rp4,8 triliun,” ucapnya, Kamis (4/8/2022).

H. Eka menjelaskan, dari realiasi investasi sebesar Rp15,2 triliun tersebut, investasi yang berasal dari penanaman modal asing (PMA) sebanyak Rp3,60 triliun, sementara dari investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp11,64 triliun.

Sedangkan untuk serapan tenaga kerja, H. Eka mengakui hanya mencapai 4.542 orang atau turun 32,73 persen dibanding periode yang sama sebanyak 6.726 orang.

Ia beralasan hal itu terjadi disebabkan investasi yang masuk ke Karawang merupakan investasi padat modal.

“Kami harapkan pada periode selanjutnya investasi di Karawang adalah investasi yang membutuhkan tenaga kerja yang tinggi,” tutupnya. (red).