DPRD Karawang Apresiasi Bulog Realisasi Serap Gabah Petani Terdampak Banjir Sesuai HPP

H. Karsim (paling kiri) menyaksikan langsung Bulog Karawang serap gabah petani terdampak banjir.

KARAWANG-Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Karawang, H. Karsim, mengapresiasi langkah Perum Bulog Cabang Karawang yang telah merealisasikan penyerapan gabah petani terdampak banjir di sejumlah wilayah persawahan, khususnya petani di Dapil II Karawang, dengan harga sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500.

Ia menilai kebijakan Bulog tersebut sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi petani dari kerugian akibat bencana alam. Penyerapan gabah dinilai mampu memberikan kepastian harga dan membantu petani yang kesulitan menjual hasil panen karena kualitas gabah menurun akibat terendam banjir.

Bacaan Lainnya

“Kami mengapresiasi Bulog Karawang yang cepat merespons kondisi petani terdampak banjir dengan menyerap gabah mereka. Ini sangat membantu dan patut diapresiasi,” kata H. Karsim, kepada delik.co.id, Selasa (20/1/2026) malam usai menyaksikan langsung Bulog menyerap gabah petani di Desa Sekarwangi, Kecamatan Rawamerta.

“Petani tentunya merasa terbantu dan dihargai hasil panennya dibeli Bulog, kalau enggak dibeli BULOG ya mungkin petani akan kesusahan untuk menjualnya, kalaupun dibeli selain Bulog ya mungkin dibawah harga ditetapkan pemerintah,” sambung anggota Fraksi PDI-P ini.

Mewakili para petani, H. Karsim menyampaikan rasa terimakasihnya atas kehadiran Bulog Karawang yang telah menyerap gabah mereka.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Bulog semoga Bulog terus jaya dan selalu jadi panutan para petani,” ungkapnya.

Menurutnya, banjir yang melanda sejumlah kecamatan telah menyebabkan banyak lahan sawah terendam, sehingga berdampak pada kualitas dan kuantitas hasil panen. Dengan adanya penyerapan gabah oleh Bulog, petani tidak semakin terpuruk secara ekonomi.

Ia juga mendorong agar program penyerapan gabah ini terus berlanjut hingga seluruh petani terdampak banjir dapat terlayani. Selain itu, koordinasi antara Bulog, dinas terkait, pemerintah kecamatan, dan desa dinilai penting agar proses penyerapan berjalan lancar.

“Saya berharap langkah Bulog Karawang ini dapat menjadi contoh sinergi antarlembaga dalam menghadapi dampak bencana, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Karawang.

Sebelumnya disampaikan, Bulog Cabang Karawang menyatakan komitmennya untuk terus menyerap gabah petani sesuai kebijakan pemerintah sebagai upaya menjaga stabilitas harga gabah dan ketersediaan cadangan beras serta membantu petani tidak makin merugi usai lahan sawahnya terendam banjir. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *