Keren, ASN Karawang Ini Ciptakan Apilkasi Layanan Digital Berbasis WA dan AI

ASN inovatif di Sekretariat DPRD Karawang, Ivan Murbantaka, S.Kom., MM.

KARAWANG-Dilatarbelakangi rasa keprihatinan melihat sejumlah lansia dan penyandang disabilitas kesulitan ketika mengurus dokumen di pelayanan publik serta layanan lainnya, seorang ASN di OPD Sekretariat DPRD Karawang, Ivan Murbantaka, terdorong untuk bertindak. Ia sadar, pelayanan publik harusnya mempermudah, cepat dan murah

Berangkat dari kepedulian itu, akhirnya Ivan pada 2024 menciptakan inovasi sederhana namun cukup berguna untuk warga masyarakat. Ia memunculkan pembuatan ide Aplikasi Layanan Digital Desa .

Bacaan Lainnya

“Inovasi ini membuktikan bahwa solusi tidak harus mahal atau rumit. Cukup dengan memanfaatkan platform WhatsApp (WA) yang sudah familiar di masyarakat,” kata Ivan kepada delik.co.id, Jumat (12/9/2025) pagi.

“Inovasi ini menjembatani kesenjangan akses informasi bagi warga lansia dan disabilitas yang paling membutuhkan,” sambung Ivan.

Ivan menjelaskan, inovasi ditingkatkan dan dikembangkan layanannya dengan menambahkan fitur artificial inteliigence (AI/kecerdasan buatan), sehingga inovasi muncul “Aplikasi Layanan Digital Berbasis WhatsApp dan AI”.

Dengan inovasi ini seakan Ivan ingin menunjukkan bahwa seorang ASN tidak boleh puas dengan status quo. Seorang ASN harus adaptif terhadap perkembangan teknologi untuk memberikan pelayanan yang lebih efisien, cepat, dan responsif

Memang diakui Ivan ada sedikit kekurangan dalam inovas yang ia ciptakan. Inovasi ini  kurang menarik secara tampilan, tidak seperti aplikasi canggih yang di buat programer dan berbiaya tinggi.

“Ide yang saya buat meskipun inovasi simple dan murah tetapi tetap fungsional dan berguna,” ujarnya.

Sebaliknya, tambah Ivan, sebuah UMKM, dunia pendidikan, jasa dan lainnya  melihat inovasi ini sebagai potensi bisnis di dalamnya. Inovasi ini  kemudian dialihkan untuk dikembangkan secara komersial dengan fitur bisnis di dalamnya.

Keputusan ini menunjukkan bahwa ide yang baik memiliki nilai universal, tidak terbatas pada satu sektor saja.

Ivan menegaskan, dirinya tidak merasa gagal dengan novasi yang berhasil ia ciptakan.

Ia justru bangga karena temuan ini  mengajarkan beberapa pesan penting, di antaranya :

a. Inovasi berawal dari empati. Peduli terhadap kesulitan orang lain adalah kunci untuk menemukan solusi.

b. Solusi tidak harus rumit. Terkadang, jawaban paling efektif datang dari ide yang paling sederhana.

c. Teruslah berkembang. Jangan cepat puas. Gunakan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan.

d. Inovasi punya nilai luas. Ide yang lahir di sektor publik bisa berkembang dan bermanfaat di sektor lain, termasuk bisnis.

“Ini membuktikan bahwa seorang ASN bisa menjadi agen perubahan, bukan hanya pelaksana birokrasi dan bahwa inovasi yang berawal dari kepedulian dapat menciptakan dampak yang jauh lebih besar dari yang kita bayangkan,” tutupnya. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *