Viral Dugaan Pencemaran Sungai Cigembol oleh PT Pindodeli 4, DLH Karawang Gercep Ambil Sampel Air

Tampak kondisi sungai Cigembol tercemar diduga dari PT Pindodeli 4.

KARAWANG– Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini, warga menyoroti kondisi air di Sungai Cigembol Desa Kutanegara Kecamatan Ciampel yang diduga tercemar limbah industri dari PT Pindodeli 4.

Video dan foto yang beredar menunjukkan perubahan warna air sungai menjadi keruh berwarna putih.

Bacaan Lainnya

Dalam narasi video yang beredar, warga menyebut dugaan pencemaran berasal dari aktivitas pembuangan limbah cair PT Pindo Deli 4. Perubahan warna air sungai yang drastis tersebut memicu kekhawatiran masyarakat karena diduga mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3).

Sejumlah warga juga mengaku kerap melihat aktivitas pembuangan limbah cair ke aliran Sungai Cigembol. Dampaknya disebut mulai terasa, salah satunya penurunan populasi ikan secara signifikan.

Menanggapi viralnya informasi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang bergerak cepat. Tim dari DLH langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan lapangan dan pengambilan sampel air guna memastikan penyebab pasti pencemaran.

“Tadi pagi (Rabu, 25/3/2026) sekira pukul 09.00, sudah ditindak lanjuti. Kami sudah mengambil sampel air untuk diuji di laboratorium. Hasilnya akan menentukan langkah selanjutnya,” kata Kepala DLH Kabupaten Karawang, Asep Suryana, saat dikonfirmasi.

Namun Asep belum bisa memastikan apakah sumber pencemaran tersebut berasal dari PT Pindodeli 4 seperti yang dituding dalam narasi video.

“Masih diinvestigasi dahulu,” tegasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PT Pindodeli 4 belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Kasus ini menambah daftar panjang isu pencemaran sungai di kawasan industri Karawang. Warga berharap ada transparansi hasil uji laboratorium serta tindakan nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Perkembangan kasus ini masih dinantikan, terutama hasil uji sampel yang akan menjadi kunci dalam mengungkap sumber pencemaran di Sungai Cigembol. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *