Potensi Timbulkan Dampak Negatif, GMPI Jayakerta Tolak TPST

1
Fuad Hasan (kanan).

KARAWANG-Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) Kecamatan Jayakerta menolak pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu di Desa Jayamakmur, Kecamatan Jayakerta.

Ketua Ormas GMPI Kecamatan Jayakerta, Fuad Hasan, meminta kepada pemerintah Kecamatan Jayakerta untuk meninjau kembali soal pembangunan TPST, walaupun sampah tersebut akan diolah menjadi sampah yang akan medatangkan rupiah.

“Saya minta kepada pemerintah Kecamatan Jayakerta, untuk meninjau kembali dengan adanya rencana proyek pembangunan TPST di Kecamatan Jayakerta. Secara pribadi, saya yang merupakan asli masyarakat Desa Jayakerta akan tegas menolak rencana pembangunan TPST tersebut”, ujar Fuad, kemarin.

Fuad pun menjelaskan, pembangunan pembuangan dan pengolahan sampah, perlu adanya kajian kembali dampak yang akan ditimbulkan, jika jadi dilaksanakan. Karena potensi timbulkan dampak negatif di antaranya bakal mendatangkan hama tikus yang akan menyarang di tumpukan sampah, yang tentunya akan berimbas merusak tanaman padi milik petani.

Seharusnya dipikirkan dahulu, dampak yang akan ditimbulkan dari adanya TPST, pertama sudah jelas akan menimbulkan bau yang timbul dari tumpukan sampah kepada masyarakat terdekat. Kedua akan timbul hama tikus karena jelas tumpukan dan bau sampah akan mengundang tikus untuk bersarang.

“Sehingga tikus itu lama-lama akan menyerang tanaman padi para petani dan yang terakhir air dari resapan sampah jelas akan mencemari air yang mengalir ke persawahan sekitar,” paparnya.

Fuad menegaskan, jika rencana proyek pembangunan TPST tetap dilanjutkan, ia bersama ormas yang dipimpinya akan tetap melakukan penolakan.

“Yang jelas, sekali lagi saya tegaskan. Saya bersama Ormas GMPI akan tetap menolak jika pembangunan proyek TPST tetap dilanjutkan di wilayah Kecamatan Jayakerta,” pungkasnya. (red).

1 thought on “Potensi Timbulkan Dampak Negatif, GMPI Jayakerta Tolak TPST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *