BANDUNG-Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin akhirnya menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang akan mulai dibayarkan pada 1 Januari 2025 mendatang.
Penetapan besaran UMK tersebut tertuang dalam SK Gubernur Jawa Barat bernomor 561.7/Kep.798-Kesra/2024 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2025.
Dalam SK itu diterangkan di antaranya bahwa UMK diberlakukan bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun dan pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari UMK kecuali bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara pengusaha dan pekerja/buruh di perusahaan.
Berikut besaran UMK di 27 kabupaten/kota se-Jabar :
1. Kota Bekasi Rp5.690.752,95
2. Kabupaten Karawang Rp5.599.593,21
3. Kabupaten Bekasi Rp5.558.515,10
4. Kabupaten Purwakarta Rp4.792.252,92
5. Kabupaten Subang Rp3.508.626,53
6. Kota Depok Rp5.195.721,78
7. Kota Bogor Rp5.126.897,22
8. Kabupaten Bogor Rp4.877.211,17
9. Kabupaten Sukabumi Rp3.604.482,92
10. Kabupaten Cianjur Rp3.104.583,63
11. Kota Sukabumi Rp3.018.634,94
12. Kota Bandung Rp4.482.914,09
13. Kota Cimahi Rp3.863.692,00
14. Kabupaten Bandung Barat Rp3.736.741,00
15. Kabupaten Sumedang Rp3.732.088,02
16. Kabupaten Bandung Rp3.757.284,86
17. Kabupaten Indramayu Rp2.794.237,00
18. Kota Cirebon Rp2.697.685,47
19.Kabupaten Cirebon Rp2.681.382,45
20. Kabupaten Majalengka Rp2.404.632,62
21. Kabupaten Kuningan Rp2.209.519,29
22. Kota Tasikmalaya Rp2.801.962,82
23. Kabupaten Tasikmalaya Rp2.699.992,26
24. Kabupaten Garut Rp2.328.555,41
25. Kabupaten Ciamis Rp2.225.279,16
26. Kabupaten Pangandaran Rp2.221.724,19
27. Kota Banjar Rp2.204.754,48





