‘Terdamparnya’ Map Bupati  Karawang di Rumah Eks Kepala BGN, Dinilai Kang HES Bukan Pelanggaran Hukum, Ini Alasannya

Ketua DPRD Karawang H. Endang Sodikin, S.Pd.I, S.H., M.H.

KARAWANG-Polemik mengenai ditemukannya map bertuliskan Bupati Karawang di rumah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana menjadi perbincangan publik.

Namun, Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin yang akrab disapa Kang HES menilai keberadaan map tersebut tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum.

Bacaan Lainnya

Ia juga beri dukungan terhadap statemen Bupati Karawang yang sudah mengklarifikasi kepada publik kaitan dengan ramainya pemberitaan mengenai map yang bertuliskan Bupati Karawang di kediaman mantan Kepala BGN Dadan Hindayana.

“Itu adalah hanya kebetulan dan itu mah hal biasa karena sangat wajar kalau Bupati Karawang sebagai pemangku jak otonom di kabupaten bersurat kepada Kementerian dan atau Badan Negara,” kata Kang HES kepada delik.co.id, Senin (8/6/2026) petang,

“Dan namanya pejabat itu punya gaya dan kebiasaan tergantung ada kalanya PR di kantor dibawa kerumah saking memang banyak sekali kegiatan pada bulan tertentu biasanya baca-baca surat masuk di rumah sambil santai, itu mungkin yang menjadi kebiasaan Dadan Hindayana,” sambungnya dengan menepis dugaan negatif mengapa map tersebut terdampar di rumah Dadan.

Politisi Partai Gerindra ini menegaskan, ditemukannya StopMap Bupati Karawang ketika penggeledahan oleh Tim dari Kejagung bukanlah temuan pelanggaran hukum dan tidak termasuk objek pemeriksaan.

“Saya tandaskan nih kepada rekan-rekan yang gagal paham, apalagi ini bukan alat bukti pidana korupsi yang menjurus kepada keterlibatan Bupati Karawang,” katanya.

Ia meyakini aparat hukum dari Kejagung akan meneliti isi dan relevansinya, apabila hanya surat ajuan dari kabupaten mengenai penanganan SPPG wilayah terjauh biasa di sebut 3T (terpencil, terluar, terjauh) sehingga tidak ada kaitannya dengan hal sekarang di tangani Kejagung.

“Saya sangat mengenal Bupati Karawang Aep Syaepuloh dengan tentang integritasnya beliau selama jadi politisi, tidak akan macam-macam akan fokus terhadap pelayanan masyarakat apalagi fokus Karawang kali ini pada masyarakat stunting,” ungkapnya.

Dirinya mengajak masyarakat karawang untuk mengedapankan husnudzon (prasangka baik), mengedepankan aspek praduga tak bersalah terhadap situasi berita tentang masalah ini.

“Kepada saudara bupati terus bekerja fokus pada tujuan mengabdi pada rakyat,” tutupnya. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *