Kebakaran Besar Bikin Trauma, Warga Minta PT DAS Ditutup

Kolase foto : PT DAS yang sudah terbakar (atas), warga meminta PT DAS ditutup (bawah).

KARAWANG-Insiden kebakaran besar yang melanda PT Dame Alam Sejahtera (DAS) yang berlokasi di Jalan Proklamasi Kampung Kaceot Kelurahan Tunggakjati Kecamatan Karawang Barat pada Kamis (23/10/2025) malam hingga Jumat (24/10/2025) pagi menyisakan problematika traumatis bagi warga sekitar yang terdampak.

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut mengakibatkan sejumlah rumah masyarakat rusak berat dan mencemari lingkungan.

Bacaan Lainnya

Antra, warga sekitar, menceritakan bagaimana dahsyatnya insiden yang membuat mereka ketakutan.

“Drum-drum PT DAS yang berisi api berterbangan menimpa rumah-rumah warga. Suasana benar-benar mencekam, seakan sedang ada perang, tapi kan kalau perang ini enggak ada musuhnya gitu loh,” kata Arta yang dibenarkan oleh warga lainnya, Sabtu (25/10/2025) siang.

Meski insiden ini baru kali pertama dialami, namun mereka mengaku trauma dengan kejadian tersebut.

“Jelas kami trauma, kami berharap ini yang terakhir terjadi,” tegasnya.

Agar kejadian serupa tidak terulang, ia dan warga lainnya sepakat untuk meminta agar PT DAS ditutup permanen.

“Ya kami minta PT DAS ditutup saja, jangan buka lagi di sini,” ucapnya.

Arta pun menceritakan kronologi awal mula PT DAS berdiri pada tahun 2012. Pada saat itu, sejumlah warga diundang oleh pihak kelurahan untuk sosialisasi berdirinya PT DAS.

“Pada saat sosialisasi yang kami tahu juga izinnya bukan untuk pengelolaan limbah B3, tapi untuk transit (pool) kendaraan. Tapi kenapa sekarang untuk pengelolaan limbah B3,” ungkapnya.

Selama perusahaan PT DAS berdiri, mereka mengaku tidak mendapat kompensasi apapun dari aroma busuk yang ditimbulkan perusahaan tersebut.

“Enggak ada itu, paska insiden juga belum ada perhatian dari perusahaan, meski hanya selembar masker pun tidak mereka beri. Mereka hanya mendata kerusakan rumah yang katanya mau diganti kerusakannya,” tutupnya.

Hingga berita ini terbit, redaksi delik.co.id masih terus berupaya meminta klarifikasi dari pihak PT DAS. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *